Game atau
permainan adalah salah satu hiburan bagi manusia. Siapa sih yang tidak suka
bermain game, sekarang kalau kita lihat di warnet, pengunjungnya sudah bukan hanya
anak-anak usia SMA-kuliah keatas, bahkan anak-anak awal SD juga sudah memenuhi
warnet. bagaimana bisa sampai seperti ini?
Seiring berkembang
pesatnya teknologi, game pun ikut berkembang. Dalam sejarah singkatnya,
pada tahun 1980-an sudah ada persaingan ketat dari developer maupun publisher
game dalam memasarkan game maupun console gamenya (alat yang dapat
menghubungkan video game dengan media visual dengan bantuan joystick. Joystick
memiliki beberapa tombol pengarah (atas, bawah, kiri, kanan) maupun tombol
aktivasi lainnya, sehingga di layar visual kita dapat memainkan sebuah character
yang dapat kita kontrol sesuai dengan fungsi joystick). Untuk memainkan game
tersebut sudah tentu memerlukan sebuah televisi sebagai tampilan visualnya.
Perusahaan game yang terkanal pada saat itu diantaranya adalah Sega, Nintendo,
dan Atari.
Memasuki tahun
2000-an teknologi game sudah berkembang pesat, ini dibuktikan dengan munculnya
console game baru dan microsoft windows yang juga dapat memainkan
bermacam-macam game yang berkualitas tinggi didalam komputer. Console
game yang muncul contohnya Playstation, Playstation2, PSP, dan Playstation3
buatan Sony. Lalu untuk Nintendo sendiri juga sudah muncul console baru yaitu
Nintendo DS yang berfungsi sama dengan PSP (portable) sehingga kita dapat
memainkan game dimana saja kita suka. Console game yang lain contohnya Xbox,
GameCube, dan masih banyak lagi.
Pada kesempatan
ini saya ingin membahas games berdasarkan grafisnya. Grafik komputer mengalami
kemajuan dimulai pada tahun 1960-an. Berawal dari pengembangan program yang
bernama Sketchpad oleh Ivan Sutherland. Sketchpad sendiri merupakan suatu
program revolusioner yang ditulis oleh Ivan Sutherland pada tahun 1963. Program
tersebut membantu mengubah cara orang berinteraksi dengan komputer. Peranan
Sketchpad sangat penting karena dianggap sebagai nenek moyang dari program
Computer Aided Drafting (CAD) dan menjadi suatu terobosan utama di dalam
pengembangan grafik komputer secara umum. Dengan adanya Sketchpad, Ivan
Sutherland mempertunjukan bahwa grafik komputer dapat digunakan untuk tujuan
teknis dan artistik.
Secara singkat,
berikut perbedaan game dengan grafis 2D dan 3D :
- 2 Dimensi (2D)
Permainan yang
mengadopsi teknologi ini biasanya termasuk permainan yang ringan dan tidak
membebani sistem. Kelemahan permainan ini adalah kualitas gambar yang kurang
enak dilihat jika dibandingkan dengan permainan 3D. Permainan daring pada
umumnya sekarang mengadopsi teknologi 2,5D di mana karakter yang dimainkan
berbentuk 2D, namun
dengan lingkungan yang sudah mengadopsi 3D.
1. Tampilan hanya
dapat dilihat dari arah depan dan belakang atau flat.
2. Hanya memiliki
koordinat X,Y
3. Hanya memiliki
panjang dan lebar.
4. Frame layar
terbatas
5. Tidak
menggunakan efek cahaya.
6. Pewarnaan hanya
menggunakan dasar warna.
3 Dimensi (3D)
Permainan bertipe 3D memiliki grafik
yang lebih baik dalam penggambaran sehingga mirip dengan realita. Biasanya
dalam permainan dengan grafik 3D memiliki sudut pandang hingga 360 derajat
sehingga kita bisa melihat secara keseluruhan dunia dalam permainan tersebut.
Akan tetapi, spesifikasi komputer yang dibutuhkan dalam permainan 3D cukup
tinggi.
1. Tampilan dapat
dilihat dari berbagai arah, kiri-kanan-depan-belakang-atas-bawah.
2. Memiliki
koordinat X,Y,Z
3. Memiliki
panjang, lebar, dan tinggi.
4. Frame layar
lebih luas.
5. Banyak
menggunakan efek cahaya.
6. Pewarnaan
dengan warna-warna yang lebih kompleks, dan gradasi-gradasi warna lebih rumit.
0 comments:
Post a Comment