Kata-kata Desain Pemodelan Grafik mungkin akan langsung
kita kaitkan dengan gambar. Secara harfiah, desain pemodelan grafik bisa
diartikan sebagai rancangan pola grafik, namun secara lebih spesifik, grafik
yang dimaksudkan disini adalah grafik komputer, yang berkaitan dengan pembuatan
dan manipulasi gambar secara digital.
Jadi, desain pemodelan grafik dapat diartikan sebagai
rancangan gambar secara 2 dimensi maupun 3 dimensi, dimulai dari satu titik
lalu membentuk garis, baik lurus maupun melengkung, yang dibentuk sedemikian
rupa hingga akhirnya menjadi sebuah objek yang bergerak sesuai keinginan kita. Dalam
prosesnya, tentu saja menggunakan perangkat lunak komputer, tidak secara
manual.
Aplikasi desain pemodelan grafik pada kehidupan kita
sehari-hari diantaranya digunakan pada : peta digital, bidang kesehatan,
perancangan objek, sistem multmedia, presentasi grafik, presentasi scientific,
pemrosesan citra dan simulasi.
Dalam mengolah sebuah gambar, kita akan berkutat dengan
visualisasi yang kualitasnya diukur dengan 2 tipe, yaitu :
1. Vektor : gambar yang dibuat dari garis dan kurva yang
memiliki arah, hingga membentuk suatu objek. Gambar vektor ketika diperbesar
tidak akan pecah, sebab vektor menggabungkan titik dengan garis menjadi objek
dan menampilkannya berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut.
Vektor tidak akan bergantung dengan resolusi, meskipun sifatnya kaku.
2. Bitmap : representasi citra grafis yang terdiri dari
susunan titik yang disimpan di memori komputer. Bitmap adalah kategori grafik
dengan banyak warna dan tersusun dari piksel, yang disebut resolusi. Gambar dengan
resolusi jernih akan berukuran besar, dan bitmap sangat bergantung pada
besarnya resolusi ini. Karena bitmap terbentuk dari piksel-piksel dengan warna
bervariasi, maka ketika diperbesar, gambar akan pecah.
Proses-proses yang dilakukan dalam Desain Pemodelan
Grafik :
1. Klipping :
memotong objek dengan bentuk tertentu untuk menghindari perhitungan koordinat
pixel yang rumit
2. Translasi :
pergerakan atau perpindahan semua titik dari objek pada suatu jalur lurus sehingga
menempati posisi baru.
3. Rotasi :
reposisi semua titik objek sepanjang jalur lingkaran dengan pusat pada titik
pivot
4. Skala : menggandakan tiap komponen yang
ada pada objek secara skalar.
ddan menurut saya, penting juga untuk memahami desain pemodelan grafik mengingat bidang ini dapat dikaitkan dengan bidang lainnya.
0 comments:
Post a Comment