Monday, May 9, 2011

Hal Kecil Memerangi Pemanasan Global

NAMA : Ajeng Meinar Rezkita
NPM : 50410453
KELAS : 1IA15

Pemanasan global yang berujung menjadi perubahan iklim bumi mungkin menjadi hal yang paling mengkhawatirkan dan menjadi sebuah masalah besar dalam menjalani hidup yang nyaman. Namun demikian, sebenarnya ada banyak hal yang dapat kita lakukan guna menghambat laju pemanasan global. Apabila kita melakukan hal – hal tersebut, secara tidak langsung kita telah turut berkontribusi dalam mengurangi gas ‘efek rumah kaca’ yang kita buang ke atmosfer. Banyak dari gas efek rumah kaca dihasilkan dari aktivitas rutin kita sehari – hari. Sebagaimana yang telah kita tahu, gas – gas efek rumah kaca menyerap energy (energy panas) di atmosfer sehingga membuat Bumi, sebagai planet yang layak untuk tempat hidup memanas.


Mengendarai mobil dan motor untuk pergi ke tempat yang kita tuju seperti kantor ,kampus dan sekolah bukanlah suatu kesalahan dan lantas kita dicap sebagai contributor dlm pemanasan global. Namun demikian, kita harus pintar dan bijak..misalnya: 4-8 orang teman kantor berada dalam 1 mobil untuk berangkat dan pulang kantor, kalau 1 orang berada di 1 mobil..wah…jalanan makin sesak dan macet, polusi dimana2 n tentunya turut mempercepat laju global warming…begitupun pergi ke kampus atau sekolah..ajak teman yg juga mengendarai motor/mobil ikut menjadi penumpang kita…benefit lainnya bisa jadi dicatat amal baik kita n menambah solidaritas.


Membaca buku, artikel, jurnal, dsb yang berkaitan dgn lingkungan khususnya Pemanasan Global adalah aktivitas yang bagus dan penting dilakukan. Untuk para pelajar (TK,SD) dapat bertanya-tanya ke guru-guru tentang pemanasan global dan masalah lingkungan lainnya serta meminta saran/pendapat dari para guru ttg hal apa yg harus dilakukan. Yang perlu diingat adalah ‘Membaca yang baik adalah menghayati dan memahami apa yang dibaca


Kapanpun dan dimanapun kita menggunakan peralatan elektronik (yang menggunakan energi listrik) sebijak mungkin kita harus dapat menghematnya. Energi listrik yang kita gunakan, dalam prosesnya menghasilkan gas – gas efek rumah kaca. Mematikan TV, Laptop atau PC dan Lampu setelah selesai kita gunakan adalah cara bijak kita menyelamatkan bumi.


Naik mobil atau motor setiap hari? gak salah sih…namun kalau kita menyempatkan diri menaiki bus misal 1 kali seminggu..itupun berarti kita telah berkontribusi dalam memperlambat laju terjadinya iklim yang ekstrim di Bumi. Pergi ke suatu tujuan yang jaraknya dekat…jalan kaki atau dengan bersepeda adalah cara yang disukai Bumi dan Penyelamatnya.


Selipkan masalah atau isu lingkungan dalam diskusi/obrolan kita dengan teman, rekan dan keluarga. ‘wah,,tadi pagi macetnya parah banged…”, “ Jakarta semakin panas yah..”. Bagi yang berkeluarga, diskusi masalah lingkungan adalah salah satu topik yang bagus.


Menanam tanaman sungguh menyenangkan dan kegiatan yang bermanfaat. Tanaman dapat menyerap gas – gas efek rumah kaca. Yang perlu kita sadari, ‘tanaman tidak butuh kita untuk menunjang kehidupannya, tapi manusia butuh tanaman untuk menunjang kehidupannya’.


Mendukung program daur ulang. Dengan mendaur ulang kita secara tidak langsung menyelamatkan bumi dari hilangnya sumber daya alam yang dikandungnya. Aluminium, Besi dan logam lainnya yang didapatkan dari proses penambangan dapat kita minimalisirkan dampak dari prosesnya tersebut.


Biasakan membeli suatu produk/barang yang ramah terhadap bumi. Periksa label yang tertera pada suatu produk apakah dapat di daur ulang, mendukung program konservasi energy dan sebagainya. Saat ini sudah banyak barang yang mendukung penyelamatan bumi dari ancaman perubahan iklim. Alat elektronik dengan daya rendah dan barang yang dibuat dari proses daur ulang misalnya.

Diversifikasi energi. Suatu proyek besar memang jika pemerintah kita mendiversifikasi energy. Diversifikasi dapat diartikan sebagai peragaman. Selama ini energy listrik yang kita nikmati sebagian besar dari PLTU yang bahan bakarnya batu bara. Namun, kita sendiri pun dapat melakukannya.misal: membeli solar cell mini untuk menyalakan 1-2 lampu, menggunakan energy angin dan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian daripada mengeringkannya dengan mesin cuci.

0 comments:

Post a Comment