Saturday, March 10, 2012

Website, Dulu hingga Sekarang

tidak perlu diragukan lagi bahwa prestasi dari Tim Berners-Lee dan rekan-rekannya di CERN, sebuah laboratorium riset nuklir milik eropa yang berlokasi di Switzerland, memang sangat revolusioner. mereka menciptakan 4 blok pembangun dari world wide web, yaitu HTML, web protocol HTTP, web server dan basic browser.

pada natal tahun 1990, Berners-Lee menciptakan Next computer, yang lebih mudah diprogram dan berbasis unix black cube yang menjadi web server pertama di dunia. meskipun pada saat itu, gagasan tersebut kurang terlalu mengesankan, karena pada awalnya web tersebut hanya digunakan sebagai jaringan privat antara fisikawan CERN. barulah ketika Paul Kunz, seorang fisikawan dari Stanford University mengunjungi kantor Berners-Lee dan melihat demonstrasi mengenai gagasan itu, ia berpikir, bahwa pengembalian dokumen dari sistem komputer yang tidak kompatibel memberi banyak kemungkinan, bisakah web tersebut bekerja diantara komputer yang terpisah jarak hampir di belahan dunia yang lain.

 mereka menggunakan internet untuk menyambungkan dari jauh komputer Kunz di SLAC (Stanford Linear Accelerator Center) dengan browser dan menampilkan web page. kemudian mereka berdua berdiskusi untuk menyimpan sesuatu yang substansial, yaitu database dari pustaka Stanford yang berupa 300 000 referensi fisika, di internet.

setahun kemudian, web server pertama diluar eropa bisa online melalui SLAC di Stanford, California. kemudian Berners-Lee mendemonstrasikan aplikasi web-nya ke lebih dari 200 fisikawan di sebuah konferensi di Perancis. pada saat itu ia menyambungkannya dengan server di Stanford dan menampilkan pencarian database pustaka tadi. orang-orang kembali dari konferensi tersebut dengan informasi bahwa terdapat cara baru untuk mengakses database, yang diberi nama world wide web.

selanjutnya, penemuan terbaru tadi membutuhkan browser bagi kalangan audiens yang lebih luas dari komunitas fisikawan. banyak web browser yang dikembangkan di pengaturan scientific atau akademik, tapi yang paling menarik adalah Mosaic, yang diciptakan oleh Marc Andreessen, seorang mahasiswa dari Universitas Illinois. Mosaic yang diciptakannya telah menggunakan GUI, tidak hanya text-based dan mampu bekerja di desktop windows yang manapun.
akhirnya dirilislah Mosaic for Windows pada oktober 1993, sehingga semakin banyaklah orang-orang mendownload browser gratis setiap harinya, dan jumlah web server juga semakin banyak. kemudian dunia web semakin diwarnai dengan dengan Yahoo yang menjadi direktori utama website, dan amazon.com inc yang menjual buku dan musik melalui internet. hingga sekarang web site telah tumbuh pesat dan semakin kompleks, dengan server yang semakin banyak, load balancing, caching, firewall, search engine dan personalisasi, yang semuanya diarahkan untuk membantu menambah pengalaman user.

beberapa kritikus memprediksikan bahwa website akan menjadi terlalu mengganggu, tetapi pada akhirnya akan menjadi lebih stabil serta membuat lapangan pekerjaan membutuhkan tenaga kerja yang relatif kecil. website di masa depan juga diprediksikan akan mengikutsertakan semua indera, termasuk pembauan dan perasa. contohnya, untuk site tentang makanan, akan ada device pada komputer kita yang memancarkan bau-bauan dan mungkin memberikan kita gambaran untuk merasakan teksturnya.

intinya, website dan dunia internet sebagaimana yang kita kenal sekarang ini masih akan terus berkembang. tujuannya tetap sama, untuk membantu memudahkan pekerjaan kita sebagai user. tapi apabila dalam prosesnya ternyata website menjadi cukup mengganggu, itu merupakan bagian dari proses untuk menjadi website yang lebih baik, stabil, dan bahkan jauh lebih canggih daripada sekarang. internet pada tujuh tahun kedepan bahkan diperkirakan akan menjadi multi jenjang.

dan kembali kepada kita sebagai pengguna, harus cerdas dalam memilih prioritas agar pekerjaan kita juga dapat dikerjakan dengan cara yang lebih efisien, bagaimanapun keadaan website sekarang ini.

sumber :
http://www.computerworld.com/s/article/73525/The_Story_So_Far
http://www.computerworld.com/action/article.do?command=viewArticleTOC&specialReportId=14&articleId=73532
http://en.wikipedia.org/wiki/Tim_Berners-Lee

tanggal akses :  11 maret 2012

1 comments:

meinar rezkita said...
This comment has been removed by the author.

Post a Comment